Fungsi-Fungsi dari Protokol pada Jaringan Komputer, dan Kelebihan dan Kekurangan IPv4 dan IPv6

 

Nama   : Sendy Kurniawan

Kelas   : 17210911

Kelas   : 17.3B.01

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1. Jelaskan Fungsi-Fungsi dari Protokol dibawah ini :

a) ICMP

b) POP3

c) SMTP

d) FTP

e) ARP

 

2. Berikan Penjelasan Mengenai kelebihan dan kekurangan IPv4 dan IPv6 :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

A) ICMP

 

            ICMP adalah Singkatan dari Internet Control Message Protocol, yang berarti  jaringan protokol yang bertanggung jawab untuk melaporkan kesalahan melalui cara menghasilkan dan mengirim pesan ke alamat IP sumber ketika ada masalah jaringan pada sistem.

 

            ICMP menghasilkan pesan yang menunjukkan bahwa gateway, router, layanan, atau bahkan host tertentu yang seharusnya terhubung ke internet tidak dapat ia jangkau. Pada dasarnya, penerima tidak dapat menerima paket selama transmisi. Setiap perangkat jaringan IP dapat mengirim, menghasilkan, menerima, dan memproses pesan kesalahan ICMP.

 

            Tujuan dari ICMP itu sendiri adalah memberikan sedikit umpan balik pada komunikasi ketika ada masalah. Jadi, meskipun menggunakan UDP, yang memiliki model komunikasi tanpa koneksi, masih mungkin untuk mengetahui mengapa transmisi gagal. Semua perangkat yang terhubung ke jaringan dapat memproses pesan ICMP, termasuk router serta perangkat titik akhir. ICMP telah diadaptasi sehingga dapat bekerja dengan IPv6 sama menyeluruhnya seperti yang telah melayani IPv4.

 

Fungsi dari ICMP

1. Melaporkan Apabila Terjadi Error Pada Sebuah Jaringan

2. Membantu Prosedur Pengaturan Pada Sebah Jaringan

3. Menyediakan Pengendalian Error dan Pengendalian Arus Pada Layer Network

 

 

B) POP3

 

            POP3 (Post Office Protocol 3) adalah versi terbaru dari protokol standar untuk menerima email. POP3 merupakan protokol client/server dimana email dikirimkan dari server ke email lokal. Digunakan untuk berkomunikasi dengan email server dan mengunduh semua email ke email lokal (seperti Outlook, Thunderbird, Windows Mail, Mac Mail, dan sebagainya), tanpa menyimpan salinannya di server.

 

            POP3 adalah protokol komunikasi satu arah, yang artinya data diambil dari server dan dikirimkan ke email lokal di perangkat komputer Anda.

 

            POP 3 berfungsi sebagai bis surat yang bekerja untuk mengambil dan membaca email yang masuk ke akun. Fungsi utamanya yaitu untuk menyimpan email yang terkirim sementara di dalam sebuah email server lalu meneruskannya ke alamat email client. Email tersebut baru akan terrespon pada saat telah dibuka oleh user yang mempunyai hak akses atau mereka yang memiliki username dan password dari alamat email tersebut.

 

 

 

 

C) SMTP

 

            SMTP adalah singkatan dari Simple Mail Transfer Protocol. SMTP adalah salah satu protokol standar di jaringan internet yang digunakan untuk pengiriman email dari lokal email ke mail server hingga dikirimkan ke alamat email penerima.

Pada SMTP terdapat 3 port yang digunakan. Perbedaan dari ketiga port ini adalah dari segi enkripsi yang digunakan. Port 25 digunakan untuk non SSL, port 587 untuk TLS dan 465 untuk SSL. Namun oleh sebagian ISP, port 25 telah ditutup karena dianggap berbahaya dengan tidak adanya encryption module yang digunakan.

 

Fungsi dari SMTP :

·         Digunakan untuk membantu mempercepat pengiriman surat

·         Privasi terjaga

·         Tidak perlu membutuhkan biaya untuk perangko

·         Dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja

·         Mempermudah Anda di dalam berkomunikasi, terutama ketika Anda berada di lokasi yang sangat jauh, seperti beda negara.

·         Memiliki banyak vendor yang telah menyediakan layanan email bagi para penggunanya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

D) FTP

 

            FTP atau File Transfer Protocol merupakan protokol yang bertugas untuk menjembatani pertukaran informasi di dalam suatu komputer melalui suatu jaringan dengan koneksi TCP (Transmission Control Protocol).

 

FTP secara sederhana merupakan protokol yang digunakan untuk memindah-mindahkan file. Jadi, saat sedang mengunduh dan mengunggah file, maka semua aktivitas tersebut dapat dilakukan dengan adanya bantuan FTP, walaupun sebenarnya pada saat ini protokol HTTP dan HTTPS juga sudah bisa melakukan hal yang sama.  Hingga saat ini, FTP merupakan protokol tertua yang masih digunakan dan menjadi cara yang nyaman dan efektif untuk memindahkan file.

 

            FTP juga terbagi menjadi 2 yaitu FTP server dan FTP Client. FTP Server adalah server yang menjalankan software (aplikasi) sehingga dapat menyediakan layanan tukar menukar apabila ada permintaan dari FTP client. Sedangkan, FTP client adalah komputer yang kamu gunakan untuk melakukan berbagai aktivitas download, upload, rename, delete, dan sebagainya.

 

Fungsi dari FTP :

·         Mengunggah halaman website ke internet melalui web server atau web hosting.

·         Melakukan pengunduhan dan pengunggahan file.

·         Mendistribusikan file revisi pada program yang biasanya dilakukan dalam proses pengembangan website. Kamu dapat mengelola transfer file dengan sesi FTP dengan mudah untuk mengunggah file tertentu, menambah file gambar, memindahkan template gambar, dan lain-lain.

·         Mengirimkan data dalam ukuran yang besar. Dibandingkan menggunakan email yang hanya menyanggupi pengiriman data maksimal 25 MB, FTP dapat menjadi salah satu solusi jika kamu ingin mengirimkan data atau file dalam ukuran yang besar sekaligus dalam waktu yang cepat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

D) ARP

 

ARP atau singkatan dari Address Resolution Protocol yang merupakan sebuah protokol jaringan yang digunakan untuk mengetahui alamat hardware. Protokol ini digunakan untuk mengetahui Mac Adress dari suatu perangkat.

ARP digunakan jika Anda ingin melakukan komunikasi dengan beberapa perangkat lainnya pada jaringan lokal. Misalnya, jaringan etethernet yang memang memerlukan alamat sebelum melakukan komunikasi atau melakukan pengiriman paket jaringan.

Sebuah perangkat yang bertugas sebagai pengirim yang menggunakan ARP akan menerjemahkan IP address ke MAC address.

Fungsi dari ARP :

·         Setiap komputer yang tergabung dalam jaringan komputer local atau LAN, berkomunikasi menggunakan alamat hardware ata Mac Address dan bukan menggunakan alamat IP address.

·         Karena menggunakan alamat Mac Address maka sebuah komputer yang ingin berkomunikasi dengan komputer lain harus mengetahui alamat mac address dari komputer tujuannya.

·         Dalam tahapan proses transfer datam sebelum sebuah data diberi alamat Mac Address maka data tersebut diberi alamat logis berupa IP Address, alamat IP Address yang ditambahkan merupakan IP Address dari komputer tujuan dan komputer pengirim.

·         Proses berikutnya adalah menentukan alamat hardware atau Mac Address dari komputer tujuan. Jika komputer tersebut tidak mengetahui alamat tujuannya maka harus dicari tahu. Dengan memanfaatkan atau berdasarkan alamat IP Address komputer tujuan maka komputer pengirim melakukan proses pencarian dengan menugaskan protocol ARP.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

IPv4

 

Internet Protocol version 4 atau IPv4 adalah versi pertama IP address yang paling banyak digunakan. Versi ini mengutamakan alur pengiriman data yang paling memungkinkan, tapi tidak menjamin kualitas pengiriman data atau layanan.

IPv4 menggunakan alamat 32-bit, yang terdiri dari 4 bagian (oktet) yang dipisahkan oleh tanda titik. Untuk setiap bagian (oktet) bernilai dari 0 – 255 sebagai nilai maksimal. Ini berati IPv4 memiliki rentang dari 0.0.0.0 hingga 255.255.255.255. Pada alamat IP versi 32-bit ini dapat menampung hingga 4,3 miliar alamat IP Address di seluruh dunia. Namun, beberapa alamat IP disimpan untuk jaringan pribadi dan tidak tersedia untuk penggunaan umum.

Kelebihan IPv4 :

·        Ukuran paket pada link layer tidak batasannya dan harus dapat menyusun kembali paket yang berukuran sebesar 576 byte

·        Rute informasi yang dikelola tidak memerlukan keseluruhan 32-bit, tetapi hanya beberapa bagiannya saa.

 

Kekurangan IPv4 :

·        Harus dikonfigurasi secara manual atau dengan DHCP IPv4

·        Dukungan terhadap IPsec hanya bersifat opsional, tidak wajib

·        Hanya memiliki kapasitas penyimpanan alamat sebanyak 4 miliar, tetapi nyatanya tidak mencapai 4 miliar karena terdapat beberapa pembatasan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

IPv6

 

            IPv6 atau Internet Protocol versi 6 merupakan versi terbaru dari IP Addres atau bisa dibilang merupakan pengganti dari versi IPv4. Versi IPv6 juga disebut sebagai Internet Protocol Next Generation (IPng). Pada versi IPv6 menggunakan alamat 128-bit, yang terdiri terdiri dari delapan kumpulan angka dan huruf yang masing-masing merupakan representasi desimal 16 angka biner.

            Dengan sistem alamat 128-bit, IPv6 dapat memiliki kombinasi hingga sekitar 340 undecillion alamat atau 1.028 kali lebih banyak daripada IPv4. Tak heran bila IPv6 digadang-gadang sebagai pengganti dari versi IPv4, yang hanya memiliki batas alamat hingga 4,3 miliar alamat saja. Namun, sayangnya menurut data statistic dari Google saat ini pengguna dari IPv6 di dunia baru hanya 36% saja.  Artinya, masih cukup banyak yang setia menggunakan IPv4.

Kelebihan IPv6 :

·        Cepat, karena IPv6 tak lagi bergantung kepada Network Address Translation (NAT) sehingga mempercepat proses pengiriman data. Terlebih lagi jika pada perangkat mobile akan dapat lebih cepat karena koneksinya tidak harus melewati NAT.

·        Efektif, karena ukuran routing table lebih kecil dibanding IPv4, maka proses routing dapat lebih sistematis dan tentunya efektif.

·        Aman, IPv6 sudah dapat menghindari serangan ke ARP (address resolution protocol) yang dapat mengalihkan lalu lintas jaringan kemudian mengalihkannya.

·        Hemat Bandwidth, penggunaan bandwidth dapat lebih hemat karena sudah mendukung multicast.

·        Konfigurasi yang Mudah, IPv6 sudah mendukung konfigurasi secara otomatis, sehingga dapat lebih memudahkan dan menghemat waktu.

Kekurangan IPv6 :

·        Kompabilitas yang masih rendah, sebagian besar perangkat masih menggunakan IPv4 ketika mengakses internet.

·        Transformasi yang lambat, IPv6 memang diperkenalkan secara luas pada tahun 1995, tetapi besaran pengguna di dunia hanya sebesar 35% saja.

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Jaringan Komputer - (Pertemuan - 1)